Camelia Malik
Camelia Malik yang lahir di Jakarta, 22 April 1955 dibesarkan dalam keluarga yang sudah akrab dengan dunia seni. Ayahnya, Djamaluddin Malik adalah seorang produser film. Masa kecil Mia - panggilan akrabnya - banyak diisi dengan belajar menari, sehingga ia bisa menguasai tari Jaipong, Jawa, Minang, dan Bali.
Setelah sempat terjun ke dunia film dan membintangi beberapa judul macam Laki-laki Pilihan, Lorong Hitam, Dalam Sinar Matamu, Mencari Ayah dan Para Perintis Kemerdekaan, Mia lalu mulai melirik dunia tarik suara. Tahun 1979, Mia kemudian mengikuti jejak kakaknya, Achmad Albar yang sempat ngeband di Belanda sebelum mengibarkan grup rock, God Bless.
Selain menggeluti profesi sebagai penyanyi, pengarang lagu, dan mengorganisasi berbagai pertunjukan, Mia juga meluangkan waktunya mendirikan dan mengelola sebuah radio khusus dangdut, Radio Muara bersama Rhoma Irama dan Sys NS. Tapi sepanjang karirnya sebagai penyanyi, boleh dibilang, Mia bukan tipe penyanyi rekaman yang produktif. Dalam setahun, ia hanya menghasilkan satu album.
Perjalanan Musiknya:
Salah satu musisi yang juga banyak membantu karir Mia adalah Reynold Panggabean, mantan suaminya yang pernah berkibar di tahun 1980an lewat grup rock dangdut, Tarantula dengan penyanyi utama Camelia Malik. Mia sendiri mengakui, Reynold punya andil besar dalam mengangkatnya ke pelataran musik. Sebab bersama Tarantula, ia sudah menghasilkan 10 album yang antara lain berhasil melejitkan nomor Colak-colek.
Setelah bercerai dengan Reynold, Mia lalu menikah dengan aktor Harry Capri. Penyanyi yang mengagumi Titik Puspa dan Ruth Sahanaya ini juga sempat bergabung dengan grup Trakebah bersama Indra Lesmana, Gilang Ramadhan, Jalu dan peniup suling Bambang, mereka mengusung musik dangdut jazz dan sempat tampil di ajang “JakJazz” di Pasar Festival Kuningan, Jakarta, 7-9 November 1997.
Mei 27, 2008 pada 10:19 am
Saya sudah mengunjungi situs ini. Tulisannya sangat menarik dan inspiratif. Saya mohon izin ya mengagregasinya ke Planet Borneo.
Terima kasih
Mei 27, 2008 pada 12:36 pm
Trim’s atas komentar Anda. Mari kita saling berbagi informasi untuk menjalin silaturahmi dan persahabatan hingga terwujud kedamaian dan keharmonisan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia