Namaku Hamidi, lahir di desa Anjir Pasar Lama Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala Propinsi Kalimantan Selatan, pada tanggal 1 Juli 1967. Sebagai anak desa yang ingin maju, aku sekolah di SDN Anjir Pasar, dan aku dapat tamat pada tahun 1980. Keinginan untuk maju mendorong orang tua ku dan mengirim aku ke Banjarmasin ibukota Kalimantan Selatan untuk sekolah pada sebuah sekolah lanjutan pertama, yakni SMP Negeri 2 Seroja. Pada sekolah ini aku banyak mendapat pengetahuan dan pengalaman, tentunya dalam hal bagaimana belajar yang baik, bergaul dengan orang-orang. Alhamdulillah aku bisa lulus dengan hasil yang baik pada tahun 1983. Setamatnya SMP aku melanjutkan masuk SMA 2 Banjarmasin salah satu SMA favorit di kota Banjarmasin, dan syukur aku pun lulus tes masuk sma tersebut. Aku pun lebih banyak lagi menimba ilmu pengetahuan dan pengalaman semasa sma. Tahun 1986 aku berhasil lulus sma dan melanjutkan masuk perguruan tinggi di Banjarmasin, yakni Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat, selama kuliah banyak sekali pengetahuan dan pengalaman yang aku dapat, terutama dalam hal berorganisasi. Pengalaman inilah yang membuat aku dapat bergaul dan berinteraksi dengan perlabagai pihak. Semasa kuliah aku pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa, dan ini merupakan pengalaman yang sangat terkesan dalam hidupku. Selepas kuliah aku dapat bekerja pada sebuah institusi di bidang peradilan yakni Pengadilan Tinggi Agama. Bekerja pada institusi ini membuat banyak ilmu agama yang aku dapat dan alhamdulillah aku bisa bekerja pada institusi ini, jika tidak apa jadinya aku, mungkin ilmu agama hanya sedikit yang aku tahu.
Pada tahun 1998, aku menikah dengan seorang perempuan bernama Urusiyati. Ia lahir di Tegal Jawa Tengah pada tanggal 12 Desember 1978. Isteriku hanya seorang ibu rumah tangga, namun aku bangga karena ia dapat mengurus anak-anak dan rumah tangga dengan baik.
Dalam kesehariannya, isteriku tentunya sebagaimana layak isteri orang lain, ia mengurus rumah tangga, memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Dalam mengurus anak-anak ia tergolong orang yang agak keras, namun aku bersyukur karena anak-anak tentu akan menjadi orang patuh kepada orang tua. Dalam hal pendidikan ia hanya tamat sekolah lanjutan atas, tapi bila dilihat gayanya seperti orang yang juga berpendidikan tinggi, karena badan yang cukup besar. Profil ini hanya sekedar sekelumit saja tentang aku, isteri dan keluargaku.
Alhamdulillah, kami dikaruniai dua orang anak, dan sekarang isteriku sedang hamil tua. Anak kami yang pertama bernama Nadia Rizki Ananda. Nadia lahir di Palangkaraya pada tanggal 24 Maret 2000. Sekarang ia duduk di kelas 2 SDN Menteng Kota Palangkaraya. Cita-cita ingin menjadi dokter, semoga ia dapat mencapainya.

Dalam masa TK ia banyak kegiatan ikut drum band, pramuka dan tari. Kegiatan itu banyak bermanfaat bagi kreativitas seorang anak. Anak termasuk cerdas namun sering juga bandel, mungkin ini sifat anak-anak.
Rambutnya keriting asli dan sering teman-teman sekolah mengejek, tapi apabila dibilang rambut keriting itu bagus, ia pun tersenyum dan bangga. Kadang ia minta agar rambutnya direbonding karena melihat rambut temannya yang lurus. Tapi kami sering katakan bahwa rambut-mu bagus dan itu pemberian Allah yang harus disyukuri. Dalam belajar ia tampak tak begitu serius, namun hasil belajarnya baik dan bagus aja.
Anak kami yang kedua namanya Nur Muhammad Zaki lahir tanggal 17 Februari 2004 di Palangkaraya. Seperti anak laki-laki, ia suka mainan dan hampir setiap ke pasar minta belikan mainan, namun kami tak selalu mengabulkan permintaannya.
Alhamdulillah, pada hari Jum’at tanggal 27 Juni 2008 pukul 02.45 WIB, kami telah dikaruniai lagi seorang anak laki-laki, dan kami beri nama Muhammad Raymond, dengan harapan semoga anak ini menjadi anak yang terpuji dan seorang pelindung yang arif dan bijaksana, sesuai dengan makna yang terkandung dari namanya.